Wanita Asal Palembang Menyamar Jadi Pramugari Batik Air, Terbang Ke Jakarta

oleh -212 Dilihat
Faktanusantaraemas.com.
Palembang (Sumsel).
                  Seorang perempuan berinisial KN (23) menghebohkan publik setelah nekat naik pesawat Batik Air rute Palembang–Jakarta dengan mengenakan seragam yang menyerupai pramugari resmi maskapai tersebut.(8/1/2026).
                   Peristiwa ini terjadi pada Selasa (6/1/2026) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, bermula di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan terungkap setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
                KN diketahui membeli tiket sendiri layaknya penumpang biasa. Namun, kecurigaan awak kabin muncul karena seragam yang dikenakannya tidak sesuai standar resmi, terutama pada bagian rok. Awak kabin kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta.
                Setelah dilakukan pemeriksaan, dipastikan bahwa KN bukan karyawan maupun kru Batik Air. Perempuan tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
                 “Dalam keterangannya kepada penyidik, KN mengaku pernah mengikuti seleksi pramugari Batik Air, namun dinyatakan tidak lolos. Rasa malu kepada keluarga di Palembang membuatnya berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari,” katanya,
                Untuk meyakinkan kebohongan tersebut, KN membeli seragam, name tag, dan koper berlogo Batik Air melalui toko daring. Ia mengenakan perlengkapan itu sejak keberangkatan dari Palembang.
                 KN sempat berniat berganti pakaian setibanya di bandara tujuan, namun karena waktu keberangkatan yang mepet, ia tetap naik pesawat dengan seragam pramugari hingga tiba di Jakarta.
                Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menegaskan bahwa tindakan KN dilakukan bukan untuk tujuan kriminal, melainkan semata-mata untuk menutupi kegagalannya dari keluarga.
“Yang bersangkutan melakukan perbuatannya karena faktor psikologis dan rasa malu kepada keluarga,”ujarnya.
              “Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna menentukan langkah hukum selanjutnya,” pungkasnya. (*Tr.4_/wis*).

No More Posts Available.

No more pages to load.