Faktanusantaraemas.com.
Palembang (Sumsel).
Provinsi Sumatera Selatan mencetak sejarah baru di awal tahun 2026. Dalam Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan yang digelar di Griya Agung, Kamis (5/2/2026).
Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi mengumumkan bahwa angka kemiskinan di Bumi Sriwijaya berhasil menyentuh angka 9,85%.
Pencapaian ini menandai keberhasilan Sumsel keluar dari zona kemiskinan dua digit, setelah pada tahun 2024 masih berada di angka 10,51%.
Didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang, Gubernur Herman Deru tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai buah dari kerja keras kolektif antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Hari ini saya merasa sangat berbinar. Cita-cita besar kita agar kemiskinan Sumsel menjadi satu digit akhirnya terwujud. Angka 9,85% ini bukan sekadar statistik, tapi bukti nyata bahwa upaya kita selama ini membuahkan hasil,” ujar Herman Deru dengan nada haru.Beliau juga menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan “Kado Terindah” di tahun pertama kepemimpinannya bersama H. Cik Ujang.
Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Februari 2026 memperkuat posisi Sumsel sebagai lokomotif ekonomi di Pulau Sumatera.
Kepala BPS Provinsi Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, mengungkapkan bahwa ekonomi Sumsel tahun 2025 tumbuh signifikan sebesar 5,35%. Melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11%. “Sumsel kini mengukuhkan posisi sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kedua di Sumatera setelah Riau,”katanya.
“Adapun Pertumbuhan inklusif di Sumatera Selatan didorong oleh tiga sektor utama yakni Sektor Pertanian, Sektor Pengolahan Menyumbang sumber pertumbuhan tertinggi (1,07%) dan Sektor Pertambangan Tetap menjadi pilar stabilitas ekonomi daerah,”jelasnya.
“Penurunan kemiskinan yang drastis ini dinilai sebagai hasil dari pertumbuhan ekonomi yang merata, di mana sektor-sektor padat karya seperti pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.Turut hadir Para Bupati/ Walikota dan OPD lainnya,”pungkasnya.(*Tr.4_/Dk*).






