Surabaya (Jatim).
Faktanusantaraemas.com.
Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim melakukan patroli dalam rangka oprasi ketupat dengan menyisir dibeberapa dermaga atau pelabuhan dengan menggunakan kapal But, Pada hari Sabtu (29/4/2023).
operasi pengamanan menjelang Idul Fitri 1444 H hingga H+7, terpantau para personil Ditpolairud Polda Jatim bersama anggota TNI AD melakukan siaga di beberapa titik yang menjadi potensi kerawanan yaitu. Di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara, Kamal dan Kwanyar Madura.
Menurut AKBP Marsono Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Jatim, sebagai pemimpin itu mengatakan, operasi pengamanan yang kita lakukan dibeberapa titik perairan untuk mengantisipasi dari kalangan masyarakat melakukan perayaan semacam karnaval ketupatan di wilayah hukum Ditpolarud Polda Jatim.
“Maka dari itu, kami melakukan operasi untuk menghimbau kepada masyarakat yang ingin merayakan perayaan hari raya ketupat di laut supaya, aman dan nyaman,”ungkap AKBP Marsono.
Selain itu, masih kata Marsono, pihaknya juga akan menjaga keselamatan warga dan masyarakat saat perayaan hari raya ketupat, juga anggota memberikan himbauan kepada penumpang kapal agar selalu jaga keselamatan terutama tidak terlalu banyak untuk mengisi penumpang
“Hal itu di khawatirkan, menurutnya. ada hal-hal yang tidak inginkan,”tegasnya.
Ditempat yang sama Kanit SAR Iptu Guntur juga mengatakan, untuk personel yang kita kerahkan dalam operasi Ketupat Semeru 2023, sebayak kurang lebih 60 personel yang terdiri dari anggota polri, Ditpolarud Polda Jatim dan TNI AD.
“sementara itu, untuk kalangan masyarakat yang melakukan balik dengan menggunakan jasa kapal laut sampai saat masih landai saja, mungkin nanti atau di khawatir besok terjadi pelonjakan penumpang,”ujarnya.
Dengan adanya pengamanan ini. masyarakat lebih nerhati-hati saat berliburan dipantai maupun penumpang kapal yang akan balik mudik ke tempat masing-masing.
“kami akan selalu memantau situasi masyarakat sehingga kita full menjaga di wilayah pelabuhan dan beberapa tempat-tempat penyeberangan di laut,”tandas perwira dengan dua balok di pundaknya.(Tr.mz./fen/wis).







