Martapura OKUT (Sumsel). Faktanusantaraemas.com.
Audiensi dengan Bupati OKU Timur Ir H Lanosin bersama Kepala BPS Budiriyanto Horjono, yang didampingi Staf Khusus Bupati. Menyampaikan rilis Pertumbuhann Ekonomi/PDRB Menurut Lapangan Usaha Kabupaten OKU Timur Tahun 2022. 6/3/2023.
Selain itu juga disampaikan persiapan Forum Konsultasi Publik (FKP) Regsosek yang direncanakan bulan Mei 2023, Sensus Pertanian 2023 pada bulan Juni – Juli 2023 serta kelanjutan pelaksanaan 100 persen Desa Cantik (Cinta Statistik) di Kabupaten OKU Timur.
Pada kesempatan itu Bupati OKU Timur menyampaikan mendukung penuh semua kegiatan yang dilaksanakan oleh BPS Kabupaten OKU Timur, dan meminta agar BPS selalu memberikan masukan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di OKU Timur.
Khusus Desa Cantik diminta kepada semua OPD dibawah koordinasi Bappeda memberikan perhatian penuh. Sehingga semua desa/kelurahan pada tahun ini dapat menerbitkan publikasi/websitenya masing-masing. Untuk Desa/Kelurahan terbaik akan diberikan penghargaan oleh Bupati OKU Timur.
”Perekonomian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Tahun 2022 mencapai Rp17,86 triliun dan atas dasar harga konstan 2022 mencapai Rp 11,13 triliun,”kata Lanosin.
”Lanjut Lanosin, ekonomi Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun 2022 tumbuh 5,44 persen (y-on-y). Pertumbuhan didorong oleh
17 lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum sebesar 10,62 persen, diikuti oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,20 persen, serta Lapangan Usaha Real Estate sebesar 8,67 persen,”ujarnya.
”Bupati OKU Timur Lanosin menambahkan, kontribusi terbesar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada tahun 2022 dihasilkan oleh
Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 32,57 persen. Diikuti Lapangan Usaha Perdagangan
Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,88 persen, Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 18,51 persen dan Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 10,18 persen,”tandasnya.(Tr/min).





