Faktanusantaraemas.com.
Palembang ( Sumsel).
Hasil Audit BPK RI Perwakilan Sumsel menemukan kelebihan alokasi pembayaran anggaran perjalanan dinas sebesar Rp 64.736.740,00 anggaran tahun 2023, yang diduga hingga saat ini belum dikembalikan ke kas daerah.
Awak media, mendatangi kantor Camat Kertapati Palembang Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan konfirmasi terkait adanya temuan BPK RI perwakilan Sumsel, atas Anggaran Perjalanan Dinas tersebut ( Rabu 18 Desember 2024 ).
Saat itu awak media TIN bertemu Samsudin selaku kasi pemerintahan, yang mengatakan camat belum datang, lalu meminta nomor kontak camat, kemudian di coba untuk menghubungi melalui pesan WhatsApp dengan nomor 0813.6791.0xxx akan tetapi tidak dibalas dan ditelepon juga tidak diangkat.
Kamis, 19/12/2024 sekira pukul 14.25 wib tim juga berusaha melakukan konfirmasi via WhatsApp, akan tetapi tetap tanpa ada jawaban sama sekali dari pihak bersangkutan, sepertinya memang sudah di sengaja dan tidak di indahkan.
Awak media TIN bekerja sama dengan Hartono aktivis LSM TEROPONG yang selalu menyimak berita ini mengatakan, Bahwa camat Kertapati tersebut diduga telah menikmati kelebihan alokasi pembayaran perjalanan dinas untuk kepentingan pribadi, tentunya hal ini patut diduga telah melanggar UU nomor 31 tahun 1999 dan diubah menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dan harus di tindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku, tidak merasa Hebat seperti yang terjadi saat ini. “Selanjutnya hal tersebut berencana akan melaporkan dugaan kasus Korupsi tersebut ke pihak kejaksaan dan ke Jamwas Kejagung RI, untuk mengawal keseriusan kinerja kejaksaan pada temuan BPK RI tersebut,”katanya.
“Dari 13 kecamatan yang melakukan kelebihan pembayaran alokasi perjalanan dinas tersebut, semuanya akan di laporkan ke Jamwas Kejagung RI, agar kerugian negara bisa terang benderang, karena total nominal dari 13 kecamatan tersebut negara dirugikan sebesar Rp 426.405.789,00,”ujarnya.
“Hingga berita ini di unggah ke publik, camat kertapati tidak memberikan jawaban dan terkesan BUNGKAM, seakan-akan ada yang di sembunyikan.(*Tr.4_/ Wis).






