Diduga Kepala  SD 13 Pendopo Mark-up Anggaran Dan Mengabaikan Keselamatan Anak Murid 

oleh -114 Dilihat
Faktanusantaraemas.com.
Pendopo ( Sumsel).
              Dugaan mark-up anggaran yang di lakukan oleh Kepala SD 13 Pendopo, mendapat laporan dari masyarakat dalam keadaan sekolah yang sangat memperihatinkan, tim dari satuan media dan lembaga langsung investigasi  ke SD 13 Pendopo. (28/12/2024).
               Benar saja setelah kami turun langsung kelapangan kondisi sekolah sangat memperihatinkan dan berbahaya bagi anak-anak bermain, apalagi anak-anak sedang terjadi hujan badai tentu saja kurang nya perhatian dari kepala SD 13 Pendopo.
                Berikut data penyaluran anggaran DAN BOS SD 13 PENDOPO tahun 2023-2024  diduga kuat banyak penyelewengan anggaran.
            Tahun 2023 pengembangan perpustakaan Rp 14.740.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 6.210.000,
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 1.200.000
penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan
kebersihan Rp 2.343.210,
pembayaran honor Rp 21.000.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 12.442.000
administrasi kegiatan sekolah Rp 16.847.000, pembayaran honor Rp 22.350.000.
             Selanjutnya, tahun 2024
pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 11.760.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 10.000.000,
pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 11.017.000, pembayaran honor Rp. 15.300.000,”jelasnya.
            “Sementara itu kepala sekolah sudah kita konfirmasi melalui pesan whatsapp,  namun enggan menjawab seolah-olah kebal hukum,”katanya.
            Tanli prayoga selaku bendahara dari Lsm GAVEN,
menyampaikan kepada awak media hari ini, “kita akan segera melaporkan temuan ini, dan kita akan tembuskan ke Presiden, agar kiranya dapat menurunkan KPK, BPKP, BPK-RI, untuk segera memeriksa keuangan Sekolah pada Tahun Anggaran 2023-2024, yang di duga kuat jadi ajang korupsi oknum Kepsek,”ujarnya.
          Di lain sisi, Ketua DPD LSM GAVEN  Empat Lawang Deki Marseleno menegaskan,“untuk Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan akan segera kita sampaikan melalui Media sosial, dan kita tunggu tanggapan nya, jika sudah ada tanggapan dari pihak terkait maka berita ini akan di update kembali,”tandasnya.
(*Tr.4_/Deki/Wis).

No More Posts Available.

No more pages to load.