Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Diinisiasi Gubernur Sumsel Menuai Dukungan

oleh -820 Dilihat
Faktanusantaraemas.com.
Baturaja OKU ( Sumsel).
Sejak diluncurkan akhir tahun 2021, program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi Gubernur Herman Deru, terus menuai dukungan dari kab/kota di Sumsel. (29/7/2023).
     Salah satunya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Untuk mendukung program GSMP sekaligus mengubah mindset masyarakat dari konsumtif menjadi lebih produktif, Kabupaten OKU membuat inovasi melahirkan kampung budidaya ikan gabus.
      Kampung budidaya ikan gabus ini merupakan kerjasama Pemkab Kab OKU dan Kodim 0403 Baturaja di atas lahan seluas 1 hektare di Desa Martajaya, Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU.
      Saat ini Kampung Budidaya Ikan Gabus telah mampu memproduksi sebanyak 60.000 benih pertahun, dan memproduksi 8.000 ekor ikan gabus konsumsi pertahun.
     Gubernur Sumsel H. Herman Deru, saat memberikan sambutan mengatakan sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab OKU dan jajarannya. Sebab mereka telah berani berinovasi lebih dulu dibandingkan daerah lain.
     ”Menurut Gubernur Terinovatif itu, ide membudidayakan ikan gabus ini pun sangat tepat. Sebab selain enak dikonsumsi untuk panganan seperti pempek dan lainnya, ikan gabus juga banyak dicari untuk bahan membuat obat-obatan karena ada kandungan albumin di dalamnya,”kata Herman Deru.
     ”Lanjut H.Herman Deru, lebih jauh Ia mengatakan saat ini Sumsel merupakan Provinsi terbaik di Indonesia dalam penurunan angka stunting. Salah satu program yang berkontribusi menurunkan angka stunting itu adalah GSMP,”ujarnya.
     Sementara itu Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah, mengatakan bahwa Pemkab OKU telah berupaya melakukan inovasi membudidayakan ikan gabus secara intensif, sejak tahun 2018 bersama kelompok-kelompok pembudidaya ikan gabus dan penyuluh perikanan.
     ”Selanjutnya, Inovasi ini tak lain mengubah pola hidup ikan gabus yang dikenal sebagai ikan predator dan hidup liar di alam, menjadikan ikan yang dapat dipijahkan dan dibudidayakan di dalam kolam,”terangnya.
     ”Lanjut H.Teddy, adapun inovasi ini bertujuan memperbaiki derajat kesejahteraan masyarakat, serta membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha perikanan dan menambah penghasilan kelompok pembudidaya ikan,”harapnya.
     ”Pj. Bupati menambahkan, selain itu juga untuk membantu masyarakat membentuk sentra perikanan di Desa Marta Jaya,”pungkasnya.*( Tr.4_).

No More Posts Available.

No more pages to load.