Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akui Suka Sikap Kritis Mahasiswa

oleh -448 Dilihat
Faktanusantaraemas.com
Bandung (Jabar).
                  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap bahwa dirinya menyukai sikap kritis yang ditunjukan generasi muda, khususnya para mahasiswa yang kerap menyampaikan aspirasinya terhadap berbagai isu baik dari sisi pembangunan, pemerintahan hingga politik.(18/9/2025).
                 Sikap kritis mahasiswa merupakan modal penting yang dapat membawa banyak manfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Lebih jauh lagi sikap kritis juga dapat menghadirkan perubahan.
                 Selain itu, sikap kritis ataupun gagasan-gagasan yang mahasiswa suarakan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan, baik bagi eksekutif, legislatif maupun yudikatif.
                 Demikian disampaikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pasundan (Unpas) Tahun Akademik 2025/2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Selasa (16/9/2025).
                  “Hari ini bertemu dengan teman-teman mahasiswa Unpas, yang paling utama, saya mengapresiasi mahasiswa yang menyampaikan berbagai gagasan kritis bagi negara untuk melakukan evaluasi baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif,”ucap Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.
                “Terutama evaluasi tentang bagaimana negara efisien dalam melakukan pengelolaan keuangan dan berorientasi pada kemakmuran rakyat sehingga kebutuhan pokok dasar masyarakat terpenuhi,”ujarnya.
               Maka sejalan dengan itu, ucap KDM, _civil society_ atau masyarakat madani juga harus tumbuh dalam bentuk karakter manusia yang kuat.
               “(Sehingga) saya juga mengajak mahasiswa, kalau negara tidak boleh koruptif, mahasiswa juga tidak boleh koruptif sama orang tuanya. Tidak boleh menilap uang semesteran, tidak boleh boros,”katanya.
               “Karena itu prasyarat untuk membangun _civil society_ yang kuat, yaitu pemimpinnya kuat, rakyatnya juga harus kuat. Pemimpinnya jujur, rakyatnya juga jujur, generasi penerusnya juga harus jujur,”tegasnya.
             “Di samping itu, dalam menghadapi persaingan global, KDM mendorong perguruan tinggi dapat menyiapkan tenaga-tenaga terampil,”tandasnya.(*TR.4_/SB*).

No More Posts Available.

No more pages to load.