Gubernur Kaltim Berusaha Memenuhi Tuntutan Pembangunan Daerah

oleh -281 Dilihat
Faktanusantaraemas.com.
Kaltim
     Sejak dilantik 15 Februari 2021, Gubernur Kalimantan Utara Drs. H. Zainal A Paliwang, SH.,M.Hum dan Wakil Gubernur Dr. Yansen TP, M.Si berusaha memenuhi tuntutan pembangunan daerah ini.(16/2/2024).
     Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara pada 2024 fokus pada sepuluh hal prioritas. Yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Mentarang Induk dan Sungai Kayan; pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI); mewujudkan ketahanan pangan daerah dengan pembangunan pertanian dalam arti luas.
     Prioritas selanjutnya adalah meningkatkan terwujudnya konektivitas kawasan perbatasan, pedalaman, dan daerah terpencil dalam rangka membangun desa, menata kota dengan membangun infrastruktur darat, laut, sungai, udara, serta informasi teknologi.
     ”Selanjutnya, pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan di kabupaten/kota; pembangunan ekonomi melalui diversifikasi produk dan keunggulan komparatif di setiap kabupaten/kota; peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan wajib belajar 16 tahun,”katanya.
     Kemudian, pengadaan Balai latihan Kerja, perluasan lapangan kerja, kesempatan usaha dan ekonomi kreatif bagi kaum milenial; pengelolaan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM.
     ”Prioritas terakhir, pemberian tunjangan perbaikan penghasilan bagi aparat desa dan RT, tenaga pendidikan dan kependidikan semua tingkatan satuan pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga honorer di daerah perbatasan, pedalaman, dan terpencil, serta perkotaan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,”ujarnya.
     ”Ada lagi Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara (Pro LanteraKU) yaitu Pelayanan Dokter spesialis yang bersifat sambut bola kepada masyarakat kawasan Perbatasan. Peningkatan Layanan Dokter terbang meliputi Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Penyakit Mata, Dokter Spesialis Kulit, Dokter Spesialis Anak yang dapat menghemat biaya masyarakat untuk berobat hingga Rp35.493.410.895 dalam tiga tahun pelaksanaannya,”pungkasnya.(*Tr.4_.Ms).

No More Posts Available.

No more pages to load.