Kepala Inspektorat Baubau Sulawesi Tengara Terjaring OTT, Diduga Minta Uang Ke Kontraktor

oleh -553 Dilihat

Faktanusantaraemas.com.                  Baubau  (Sulawesi Tengara).                           Kepala Inspektorat Kota Baubau berinisial AA terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau, Senin siang (14/7/2025). Dalam operasi tersebut, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 40 juta yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan modal tak berwujud berupa perangkat lunak.

                OTT dilakukan di sebuah rumah di Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari. Selain menyita uang tunai, tim Kejari juga mengamankan sejumlah dokumen penting dalam penggeledahan di Kantor Inspektorat dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Baubau.
                Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Baubau, Iwan Gustiawan, mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki proyek pengadaan perangkat lunak yang menimbulkan dugaan kerugian negara sekitar Rp 140 juta.
                 “Setelah pekerjaan selesai, pihak kontraktor PT MKF melakukan proses pencairan anggaran di Inspektorat. Namun, dalam proses tersebut muncul permintaan dari tersangka AA melalui LM kepada pihak rekanan untuk memberikan sejumlah uang,”jelas Iwan, Selasa (15/7/2025).
              “AA, yang menjabat sebagai Kepala Inspektorat, disebut meminta uang sebesar Rp 94 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 40 juta berhasil diamankan sebagai barang bukti saat OTT, yang ditemukan di tangan tersangka LM,”katanya.
                Selain AA, beberapa pihak lain yang turut diperiksa antara lain LM selaku Pejabat Pengadaan di ULP Baubau, EK yang merupakan Perencana Ahli Muda Inspektorat, serta WN selaku Bendahara Inspektorat.
                  “Dari hasil pendalaman dan pemeriksaan awal, kami telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu AA dan LM. Saat ini proses hukum masih berjalan dan masa penahanan awal akan berlangsung selama 20 hari, terhitung mulai 14 Juli hingga 2 Agustus 2025,”ujar Iwan.
              “Kejari Baubau menegaskan akan terus mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat dan menelusuri aliran dana terkait proyek tersebut,”tandasnya.(*TR.4_/Wis).

No More Posts Available.

No more pages to load.