Faktanusantaraemas.com.
Baturaja OKU (Sumsel).
(OKU) tengah mematangkan persiapan akhir menjelang peresmian Museum Gua Harimau, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Oktober mendatang.
“Museum ini berlokasi di kawasan Gua Putri, Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Baturaja. Museum Gua Harimau digadang menjadi museum prasejarah termodern dan terbesar kedua di Indonesia, “katanya. (17/10/2025).
Rencananya, peresmian akan dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. Kehadiran beliau menjadi kehormatan besar bagi masyarakat OKU dan Sumatera Selatan.
“Museum Gua Harimau menyimpan kekayaan sejarah tak ternilai, berupa temuan fosil manusia prasejarah yang diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 15.000 tahun. Fosil-fosil tersebut menunjukkan adanya dua ras berbeda yang pernah mendiami wilayah ini, yaitu Neomongolit dan Austronesia,”jelasnya.
Keunikan museum ini terletak pada penyajian informasi berbasis teknologi digital. Pengunjung akan diajak menyelami kehidupan manusia prasejarah-mulai dari cara berburu, bertahan hidup, hingga beradaptasi dengan alam-melalui instalasi visual interaktif dan pencahayaan artistik yang menghadirkan pengalaman imersif seolah kembali ke masa lampau. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., MM., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas segera diresmikannya museum yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari Minggu nanti Museum Gua Harimau yang menjadi kebanggaan masyarakat OKU akan diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan, Bapak Fadli Zon. Pemkab memberikan dukungan penuh agar acara berlangsung lancar dan aman,”ujar Bupati Teddy.
Menurut Bupati, peresmian museum ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat OKU untuk memiliki destinasi edukasi dan wisata sejarah berskala nasional.
“Dengan dibukanya museum ini, insyaallah kunjungan wisatawan akan meningkat. Dampaknya tentu sangat positif, terutama bagi warga sekitar. Pelaku usaha kecil dan UMKM juga akan ikut merasakan geliat ekonomi baru,”harapnya optimistis.
“Dengan segala potensi edukasi dan nilai budaya yang dimiliki, Museum Gua Harimau diharapkan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga pusat penelitian sejarah dan penguatan identitas budaya bangsa,” tandasnya.(*Tr.4_/Hs”).





