Mie Gacoan Baturaja Diterpa Badai Dikhabarkan Belum Kantongi SLHS

oleh -55 Dilihat
Faktanusantaraemas.com,
Baturaja OKU ( Sumsel).
            Mie Gacoan Resmi dibuka 22 Januari 2026 ramai membludak antusias masyarakat Baturaja Kabupaten OKU, menikmati aneka menu di Mie Gacoan luar biasa. Tiap hari restoran yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Tanjung Baru kecamatan Baturaja Timur itu ramai pengunjung.(11/2/2026).
             Namun belakangan produk makanan berbahan mie yang lagi laris manis ini digoyang diterpa badai isu belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), namun masalah izin perizinannya sudah lengkap.
              SLHS adalah bukti tertulis resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menyatakan bahwa usaha tempat pengelolaan pangan seperti restoran, katering, depot air minum telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
               SLHS bertujuan melindungi konsumen dari penyakit/keracunan makanan. Legal Perusahaan (Mie Gacoan), Hendra saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini untuk SLHS sedang diajukan pihaknya ke Dinkes Provinsi Sumsel.
                “Kami tidak mengajukannya di sini, tapi langsung ke provinsi,” ungkapnya. Terpisah, Store Manager Mie Gacoan Cabang Baturaja, Andre menjelaskan, soal SLHS bukan menjadi tanggung jawabnya.
                 “Itu kewenangan dari bagian legal perusahaan, saya hanya bertanggung jawab terkait operasional di sini,”kata dia.
                 Sebelumnya, Kepala Dinkes Kabupaten OKU, Deddy Wijaya, SKM, M.Kes, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Luciana mengatakan, belum ada pengajuan SLHS dari pihak Mie Gacoan Cabang Baturaja kepada pihaknya.
                   “Sampai hari ini belum ada koordinasi dengan kami di Dinkes OKU terkait SLHS. Kalau ada, kami harus melihat lebih dulu NIB mereka, apakah masuk kategori restoran atau bukan. Karena kalau bukan restoran, mereka hanya perlu stiker keamanan pangan dari Dinkes,”harapnya.
               “Tapi kalau kategori restoran, mereka wajib mengajukan SLHS,” jelas Luciana.
             “Dikatakan, dalam penerbitan SLHS memang pihak yang mengajukan harus mengikuti prosedur terlebih dahulu, setelah ada pengajuan baru pihak Dinkes OKU turun ke lapangan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL),”pungkasnya. (*Tr.4_/YS*).

No More Posts Available.

No more pages to load.