Pendekatan Agama Efektif Tumbuhkan Kepedulian Warga Terhadap Lingkungan

oleh -16 Dilihat

Faktanusantaraemas.com.              Umbulharjo ( Yogyakarta).                            Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menghadiri peringatan Harlah ke-100 Masehi Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Yogyakarta dalam rangkaian Istighosah dan Pengajian, Sabtu (14/2/2026) malam di Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta.

             Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama yang telah memasuki usia satu abad Masehi. Ia menilai NU selama ini menjadi kekuatan moral masyarakat dalam menjaga harmoni sosial, toleransi, serta kebangsaan.

“Selamat kepada Nahdlatul Ulama yang memasuki usia 100 masehi,”ujarnya.

Hasto kemudian memohon dukungan para ulama dan jamaah dalam membantu Pemerintah Kota Yogyakarta menyelesaikan persoalan perkotaan yang masih dihadapi masyarakat.

               “Kami dan jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta mohon dengan hormat kepada para ulama dan para jamaah yang hadir, mohon dukungan dan bantuannya,”kata Hasto.

Ia menjelaskan, tantangan kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, peran tokoh agama menjadi penting dalam membangun kesadaran publik, termasuk terkait persoalan sosial dan pengelolaan sampah.

“Di kota Yogyakarta ini masih ada beberapa rasio persoalan sosial, kemudian juga terkait pengelolaan sampah. Ini tidak bisa hanya pemerintah saja, perlu dukungan semua pihak,”jelasnya.

Menurutnya, pendekatan keagamaan menjadi cara efektif untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

             “Melalui dakwah dan pengajian, kami berharap kesadaran masyarakat semakin kuat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kebersamaan,”harapnya.

Hasto juga menegaskan Pemerintah Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi luas dengan organisasi keagamaan agar program pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mendapat dukungan moral dari masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta Yazid Afandi menegaskan momentum satu abad NU menjadi penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah sekaligus penguatan kaderisasi.

“Program pendidikan kader akan terus digalakkan agar mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat nilai kebangsaan,”terangnya.

“Pihaknya juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang memfasilitasi terselenggaranya kegiatan, serta berharap kolaborasi ulama dan pemerintah dapat terus berjalan dalam menjaga harmoni sosial di Kota Yogyakarta,”pungkasnya. (*TR.4_/SN/J*).

No More Posts Available.

No more pages to load.