“Setiap informasi yang kita sampaikan haruslah benar. Cara menyampaikan pesan dan gesture itu penting. Informasi yang kita sampaikan juga haruslah baik dan membawa kebaikan,”katanya.
”Lanjut Fatoni, mengajak para kader PKK menjadi orang yang solutif dalam setiap keadaan, membiasakan kebiasaan baik, serta turut berpartisipasi dalam menangkal penyebaran hoax,”ucapnya.
“Kebiasaan yang buruk perlu ditinggalkan dan yang paling sering dilakukan oleh ibu-ibu adalah berghibah yang berpotensi fitnah. Cara berkomunikasi itu penting,”ujarnya

Para kader PKK mempengaruhi kesuksesan para suaminya dalam menjalankan tugasnya. Komunikasi juga mempengaruhi kualitas hubungan dalam rumah tangga. Penyelesaian setiap permasalahan juga dapat diselesaikan dengan komunikasi.
“Cara berkomunikasi para wanita harus dilakukan dengan baik karena ini berdampak pada keluarga, suami, anak dan bangsa,”tegasnya.
Pj Ketua TP PKK Sumsel, Tyas Fatoni sangat mendukung kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka mendorong terbentuknya kader PKK Sumsel menuju pribadi yang inspiratif dan bermanfaat.
“Prinsipnya kami TP PKK Sumsel, selalu ingin memberikan yang terbaik bagi kader-kader PKK sebagai tim yang solid, tangguh, dan kuatm dan menjadi support system bagi para kepala daerah, “pungkasnya.(*Tr.4_/A).





