Faktanusantaraemas.com.
Jakarta.
Saat menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Presiden Prabowo mengumumkan rencana penyediaan lahan strategis di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk pembangunan gedung pusat MUI.(6/2/2026).
Lahan yang disiapkan negara tersebut berada di jantung Ibu Kota Jakarta, dengan luas sekitar 4.000 meter persegi, dan direncanakan akan dibangun gedung hingga 40 lantai. Gedung ini nantinya tidak hanya menjadi kantor pusat MUI, tetapi juga dirancang sebagai pusat aktivitas dan koordinasi berbagai institusi umat Islam.
“Presiden menegaskan bahwa pusat kota Jakarta tidak seharusnya hanya dipenuhi hotel mewah dan pusat perbelanjaan, tetapi juga harus menghadirkan simbol perjuangan, persatuan, dan peran strategis umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,”katanya.
“Menurut Presiden, pembangunan gedung MUI di kawasan Bundaran HI merupakan bentuk penghormatan negara terhadap peran ulama, sekaligus simbol kuat persatuan antara ulama dan umara. Ia meyakini, ketika ulama dan pemerintah berjalan seiring, Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, dan makmur,”ujarnya. “Rencana ini juga diharapkan memperkuat sinergi lembaga-lembaga Islam dalam pengelolaan dana umat, program sosial, serta kegiatan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas,” tandasnya. (*Tr.4_/UN*).







