Faktanusantaraemas.com.
Lampung Timur.
Polemik internal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur mencuat setelah sembilan anggotanya diberhentikan melalui surat pleno PWI Lampung Timur tertanggal Rabu, 4 Februari 2026.
Salah satu anggota yang terdampak menyatakan menerima keputusan gugurnya dirinya sebagai calon Ketua PWI Lampung Timur karena belum memenuhi syarat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat madya. Namun, ia menilai pemberhentian keanggotaan yang dilakukan secara sepihak sarat kepentingan dan tidak sesuai mekanisme organisasi.
“Saya sudah terima digugurkan dalam penetapan calon Ketua PWI Lampung Timur karena UKW saya masih tingkat muda, belum tingkat madya. Akan tetapi yang tidak kami terima, hanya karena berbeda pilihan kami dikeluarkan secara semena-mena oleh Ketua PWI Lampung Timur,”katanya.
“Ini organisasi besar, ada aturan yang harus dilalui sampai pada tahap keputusan mengeluarkan anggota PWI,” tuturnya. Ia menegaskan, pihaknya akan menempuh langkah lanjutan dengan melaporkan persoalan tersebut ke PWI Pusat.
“Yang jelas kami akan menuntut keadilan ini sampai ke PWI Pusat atas bobroknya kepengurusan PWI Lampung Timur saat ini,” tegasnya.
Berdasarkan surat pleno PWI Lampung Timur, pemberhentian keanggotaan tersebut ditandatangani Ketua PWI Lampung Timur, Muklis.
Adapun sembilan anggota yang diberhentikan yakni:
I Wayan Purwana (anggota biasa)
Arliyan Athar Fadli (anggota biasa)
Riswan (anggota biasa)
Feru Zabadi (anggota biasa)
Fahrozi Nazam (anggota biasa)
Nur Asyikin (anggota muda)
Drs. Mulyono (anggota biasa)
Edi Efri Amdi, SH (anggota biasa, Dewan Penasehat dan mantan Ketua PWI Lampung Timur)
Abu Mansur (anggota biasa)
“Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Ketua PWI Lampung Timur terkait alasan detail pemberhentian sembilan anggota tersebut,”ujarnya,
“Polemik ini dinilai berpotensi memperuncing konflik internal organisasi wartawan di daerah, sekaligus menjadi ujian bagi mekanisme penyelesaian sengketa organisasi di tubuh PWI,” pungkasnya. (*Tr.4_/Wis*).







