Faktanusantaraemas.com.
Kaltim.
Setelah 32 tahun sejak peresmian kilang minyak terakhir pada 1994, Indonesia kembali memiliki kilang minyak baru. Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026), yang kini menjadi kilang minyak terbesar di Indonesia.
Berikut adalah beberapa poin utama mengenai RDMP Balikpapan:
Peningkatan Kapasitas: Kapasitas pengolahan meningkat dari 260.000 barel per hari (bph) menjadi 360.000 bph.
Kualitas Standar Dunia: Produk bahan bakar yang dihasilkan kini memenuhi standar Euro V, yang jauh lebih ramah lingkungan.
“Kemandirian Energi: Proyek ini merupakan tonggak sejarah bagi kedaulatan energi nasional karena merupakan pembangunan kilang besar pertama dalam 32 tahun terakhir sejak Kilang Balongan pada 1994,” katanya. “Fleksibilitas Bahan Baku: Kilang ini memiliki kemampuan untuk mengolah minyak mentah dengan kandungan sulfur tinggi (asam), memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengadaan bahan baku dari pasar global,”ujarnya.
Dalam peresmian tersebut, Presiden menegaskan pentingnya kemandirian energi nasional. “Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar. Kita ingin merdeka dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa,”tandas Prabowo.(*Tr.4_/M.L*).







